Fitur ponsel yang semakin hari semakin lengkap serta media penyimpanan data yang semakin besar memungkinkan para pengguna ponsel untuk dapat melakukan penyimpanan data pada ponsel.
Ponsel yang digunakan sebagai media penyimpan data, tentu memiiliki kerentanan terhadap pencurian data tersebut oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Bagiaman tidak seandainya hp yang sudah tersimpan begitu banyak data kemudian terjadi kehilangan dan ditemukan oleh orang lain, tentu data-data penting itu pun beralih menjadi milik si penemu hp tersebut. Kalau orang tersebut adalah orang yang baik tentu bisa dikembalikan tetapi bagaimana seandainya ditemukan oleh orang yang tidak bisa dipercaya, bisa saja orang ini memanfaatkan data-data tersebut untuk kepentingannya sendiri.
Melihat fungsi hp yang semakin penting maka pengamanan terhadap hp itu sendiri mesti diperhatikan, baik keamanan fisik/hardware maupun softwarenya. Secara hardware sebenarnya setiap hp sudah dilengkapi dengan IMEI (International Mobile Equipment Entity)yang merupakan identitas hp itu sendiri. Jika terjadi kehilangan maka sesorang bs dapat meminta operator telepon seluler untuk memblokir nomor hp dengan IMEI yang kita laporkan. Namun semakin canggih teknologi semakin canggih juga cara menjebolnya.
"Menutup akses data Saat ini, ada banyak aplikasi pengaman yang dibuat pihak ketiga. Ada yang gratis dan ada yang bayar. Tentu, yang tidak gratis memiliki fitur yang lebih andal dan beragam. Harga satu paket pengaman data ponsel berkisar 30 hingga 40 dollar AS.
Aplikasi berbayar yang cukup lengkap antara lain Kaspersky Mobile Security 8 yang bekerja di atas sistem operasi Symbian versi 9.1, 9.2, hingga 9.3. Ada juga produk serupa yang ditujukan untuk ponsel yang memanfaatkan sistem operasi Windows Mobile seri 5.0, 6.0, dan 6.1. Banderol harga aplikasi buatan Kaspersky ini 30 dollar AS.
Software lain yang bisa dimanfaatkan untuk pengaman data ponsel seperti PhoneBAK2U, Phoneback Mobilephone, Security Genius, Phone Guardian, Mobi Guard, Ultimate Theft Alert V3, Lookout, ataupun Mguard Theft Recovery.
Cara kerja aplikasi ini relatif sederhana. Jika kartu SIM diganti, ponsel akan mengirimkan pesan secara otomatis ke sebuah nomer darurat, yang telah ditetapkan terlebih dulu oleh si pemilik ponsel. Pemilik yang sah bisa menutup akses ke berbagai data di ponsel dengan me-reply ke pesan otomatis tersebut.
Aplikasi lain yang lumayan tenar di sini adalah BAK2U. XL Axiata pernah bekerja sama BAK2U untuk menyediakan pengaman ekstra bagi para pelanggan layanan BlackBerry XL.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Labels
Acer
AdSense
Advan
Alcatel
alexa
Allview
Android
App web
Apple
Asus
axioo
BenQ
Berita Blogger
Bisnis Internet
Blackberry
Blogger Tips
Cross
directory
download
Ebook
ebook gratis
Elektronik Dasar
EverCoss
facebook
feedburner
harga-hp
himax
hp
hp murah
HTC
Huawei
IMO
instagram
iPhone
Kamus Blogging
Kulit
lenovo
LG
Makanan Minuman
Manfaat Tanaman
maxtron
Meizu
Microsoft
Mito
Motorola
Nexian
NOKIA
Oppo
Optimasi blog
Optimasi SEO
Panasonic
Pasang Iklan
Pengertian
Pengetahuan
Philips
POLYTRON
Rambut
Rekomendasi
Sajak
samsung
Samsung Galaxy S
Search engine optimization
seo
smart-phone
SmartFren
SONY
SPC
spesifikasi-hp
tablet
terbaru
Tips Adsense
Tips Blog
tips blog pemula
Tips Kesehatan
Tips Komputer
tips SEO
Tips Trik Blogger
tipsBlackberry
triksBlog
Tutorial
Venera
Vivo
widget blog
xiaomi
youtube
youtuber
ZTE


No comments:
Post a Comment