Wayne H. Giles, MD, MS, dari National Center for Chronic Disease Prevention and Health Promotion menyampaikan, “Cukup tidur adalah keharusan karena merupakan salah satu ciri tubuh yang sehat. Namun berlama-lama tidur juga bisa meningkatkan terkena resiko penyakit seperti:
- Meningkatnya risiko terkena diabetes.
- Meningkatnya risiko mengalami obesitas dalam waktu 6 tahun ke depan sekalipun ia rutin berolahraga dan memakan makanan sehat.
- Mengalami sakit kepala karena adanya gangguan pada serotonin dalam otak yang membuat sakit kepala, terutama jika tidur hingga siang hari.
- Sakit punggung karena posisi tidur yang sama dalam waktu yang terlalu lama.
- Memperburuk depresi sebab gangguan jiwa ini membutuhkan perawatan berupa waktu tidur yang lebih teratur dengan jam tidur yang sehat. Sebaliknya, terlalu banyak tidur akan memperburuk depresi.
- Wanita yang tidur malam selama 9 – 11 jam lebih berisiko terkena penyakit jantung.
- Tingginya risiko kematian dini dibandingkan orang yang tidur selama 7 – 8 jam per hari".
• Bayi baru lahir: 16 – 18 jam.
• Anak-anak: 10 – 12 jam.
• Remaja: 9 – 10 jam.
• Dewasa: 7 – 8 jam.
Akan tetapi, durasi tidur di atas bisa berubah berdasarkan kebiasaan buruk yang dilakukan, misalnya, seseorang banyak mengonsumsi alkohol, obat penenang atau obat tidur, sedang stres atau sedang sakit sehingga jumlah waktu tidur yang dihabiskan cenderung lebih banyak.
Apabila Anda mengalami masalah kelebihan tidur, Anda harus melakukan perubahan gaya hidup, seperti mengurangi konsumsi hal-hal yang membuat waktu tidur menjadi tidak terkendali hingga mencari tahu adanya kondisi medis. Baca juga artikel "Manfaat Tidur Siang Untuk Kesehatan".


No comments:
Post a Comment